Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2026

May Long Live the Princesses

My may babies turn older this may. Selamat ulang taun, kecintaanku, hidup dan matiku, malaikatku. I love you so much, Hagia & Melodie! Terima kasih sudah memilihku menjadi ibu kalian. Fyi, Eyangnya sempat komentar, "ngapain kamu bikin perayaan ultah? Buang uang." Aku jawab, "dulu mama juga selalu rayakan ultahku." Dijawab lagi, "tapi nggak sekecil ini." Aku nggak menjawab lagi, padahal aku ingat dengan jelas dimulai saat ulang tahunku ke-4 dan seterusnya, aku selalu dirayakan. Aku yang selalu dirayakan, kini merayakan dua versi kecilku sendiri. Aku nggak pernah menyangka, aku akan seniat ini membuat persiapan ulang tahun kedua anakku. Mulai dari desain, cetak, dan mengemas goodie bag beserta isinya. Jiwa kreatifku merasa sangaaaatt bahagia ketika aku bisa menyalurkannya untuk anakku. Walaupun untuk gambar animasinya Hagia dan Melodie aku masih pakai AI, sisanya aku beneran utak-atik Canva dari hp-ku setiap dini hari, di saat aku selesai bekerja, dan me...

Nita During Pre-teen and Teen Era

Setelah dimulai dari Hannah Montana Anniversary yang ke-20, lalu Selena Gomez muncul di Wizards of Waverly Place terbaru, Demi Lovato dan Jonas Brothers membawakan lagu This Is Me, dan dimulainya syuting Camp Rock 3, gue pun merasa... A part of me heal, too. Banyak hal yang gue lupakan tentang hidup gue, kaya yang pernah gue tulis di sini. Ingatan gue akan masa kecil mulai muncul lagi, gara-gara para bintang Disney itu. Nita kecil yang dulu sepulang sekolah selalu nonton Disney Channel itu benar-benar bahagia ternyata. Lalu, malam ini, setelah baca Threads dari co-founder GoGirl, another part of me heal, again... Gue jadi throwback ke masa pre-teen & teen, dan disitulah gue baru menyadari... how lucky I was back then! Gue dibesarkan dengan banyak sekali novel, seluruh serial koleksi Harry Potter 1-7, seluruh koleksi The Hunger Games, Twilight, Narnia, The Mysterious Benedict Society, dan banyak novel-novel lain...

Jiwa yang Sakit, Sembuh Menjadi Jiwa yang Pulih

(TRIGGER WARNING: isinya tentang self harm dan obat psikiatri, yang nggak pernah aku tuliskan di blog sebelumnya) Aku baru aja selesai berbincang melalui telepon dengan salah satu teman kuliahku, yang di mana kami sudah lama berdiam-diaman. Nggak nyangka, ternyata obrolan kami udah mengalir selama 2 jam. Banyak hal yang kami lewati di masa kami tidak berbicara, dan akhirnya obrolan itu terjadi begitu saja. Ini adalah fase di mana 2 orang akhirnya meruntuhkan egonya masing-masing, untuk kembali berbicara. Memang waktunya udah lewat lama banget, tapi lebih baik telat daripada tidak, kan? Aku meminta maaf padanya, mengatakan perasaan bersalah yang terus menghantuiku selama bertahun-tahun. Tapi ternyata, dia justru merasa kecewa denganku karena hal yang lainnya. Katanya, kekecewaannya karena aku dulu self-harm . Iya, aku memang senang menyakiti diriku sendiri sejak masa SMA hingga perkuliahan. Entah menyilet pergelangan tanganku karena aku suka melihat darah yang keluar dari tanganku, atau...