Skip to main content

Nita During Pre-teen and Teen Era

Setelah dimulai dari Hannah Montana Anniversary yang ke-20, lalu Selena Gomez muncul di Wizards of Waverly Place terbaru, Demi Lovato dan Jonas Brothers membawakan lagu This Is Me, dan dimulainya syuting Camp Rock 3, gue pun merasa...

A part of me heal, too.

Banyak hal yang gue lupakan tentang hidup gue, kaya yang pernah gue tulis di sini. Ingatan gue akan masa kecil mulai muncul lagi, gara-gara para bintang Disney itu.

Nita kecil yang dulu sepulang sekolah selalu nonton Disney Channel itu benar-benar bahagia ternyata.


Lalu, malam ini, setelah baca Threads dari co-founder GoGirl, another part of me heal, again...


Gue jadi throwback ke masa pre-teen & teen, dan disitulah gue baru menyadari... how lucky I was back then!

Gue dibesarkan dengan banyak sekali novel, seluruh serial koleksi Harry Potter 1-7, seluruh koleksi The Hunger Games, Twilight, Narnia, The Mysterious Benedict Society, dan banyak novel-novel lainnya.

Selain novel, walaupun gue nggak boleh baca komik, gue selalu punya edisi majalah Bobo dan Girl di saat gue masih SD hingga awal SMP. Sewaktu SMP, gue ikut ekskul taekwondo (dan hampir dijadikan atlet, karena tenagaku kuat banget katanya), sehingga ada fase di mana kulit gue hitaaaam gosong banget, karena latihannya siang bolong di lapangan sekolah.



Lalu, seiring berjalannya waktu, bacaan gue perlahan berkembang menjadi majalah Tiger Beats, Gadis, Kawanku, dan GoGirl!.

Bacaan cewe-cewe di era itu!

Kedua kakak gue beserta mama, rutiiiin banget beliin majalah, dan gue senaaang banget!

I was living in an aesthetic girly world.

Dunia gue menjadi khas cewe-cewe GoGirl! banget, yang senang dengan filter khas kaya gini, motif tribal, dan trend lainnya di era 2012-2014.


Gue inget gimana rasanya setiap membuka plastik kemasan majalah-majalah tersebut. Kertasnya wangi dan licin, isinya penuh tips fashion, perawatan diri, tips romansa, edukasi, cerpen, dan lainnya.

Seiring gue mulai tercuci otak oleh bacaan GoGirl!, ternyata gaya gue berbusana pun ikutan berubah.

Jadi lebih ngerti fashion!

Hahahaha, padahal ada fasenya di mana gue hanya mau pakai blus warna abu-abu yang siklusnya selalu pakai-cuci-setrika-pakai lagi. Sampai pernah, temen kakak gue nanya, "adek gak punya baju lain ya? Yang dipake baju itu mulu."

Ternyata, walaupun hidup gue penuh trauma, ada banyak kenangan indah juga di dalamnya, yang somehow membentuk karakter diri gue di dewasa ini.

Sekarang gue jadi tahu:
1. Gue emang cewe centil dan genit! Dulu, gue gasuka dipanggil 'Nit,' karena mirip ge-nit. Sekarang, gue mengakui kalo gue emang ternyata se-girly ini.
2. Gue suka taekwondo, tapi gue nggak paham kenapa sekolah gue latihan di lapangan panas?! Sementara sebenernya bisa aja latihan di dalam studio yang nggak menyiksa kulit karena terpapar sinar matahari.
3. Sense of fashion gue muncul di era baca GoGirl! dan itu terbawa sampai sekarang.
4. Gue belajar dan suka gambar karena nonton film Barbie! Bukan dari anime atau komik, karena simply gue nggak boleh baca komik dulu. Makanya sense of art gue typical kartun Barbie / Princess.
5. Gue kreatif karena di majalah cewe banyak banget artikel DIY!
6. Dulu, gue suka warna merah, hitam, putih. Sekarang nambah 1 warna lagi yaitu, PINK.
7. Nita emo era was filled with Demi Lovato during her Don't Forget album + Hayley Williams-nya Paramore during Riot! album.

I was literally a spoiled brat.
(Yang digalakin banget sama ibunya, dan dituntut banyak banget, lol).

Satu-satunya hal yang gue sesali adalah, gue nggak ikutan Gadis Sampul / Model Kawanku / GoGirl! Look, karena ga diizinin sama mama. Padahal, gue yakin banget kalo daftar, gue lolos karena emang gue cantik, pinter, pantes, nggak malu-maluin, dan mantep.

Xoxo,
Nita

Comments

Popular posts from this blog

(Different) Twins

Dear Nadia, I never thought that I can befriend with you. It's nice having a good friend, a dear good friend, that's an introvert version of my self. You're the INTP and I'm the ENTP, so I'm feeling like you know me better than anyone else. As I said earlier to you, maybe we're like twins. It's just the one tiny different that makes us different, and I'm glad with it. Honestly, before I met or knew you, I thought you're an arrogant and selfish woman because you look soooooo quite and you're classy (SERIOUSLY), LOL. Even before our introduction, I always love your sense of fashion... Your sense of fashion is a little bit similar to me. And once again, I think we're twins from different womb, lol. But then things changed and we met. It was a little bit awkward at first but I still remember how we think about the same thing at the same time, and before I knew you're an INTP, I had this feeling that you're like me, something about you r...
((relapse)) Kalo diinget, gue nggak pernah nangisin ini cowo, atau biarin emosi gue luber. Mungkin itu alasannya gue susah move on, ya? Gue kebanyakan menekan emosi gue selama ini, memilih diam, menghilang. Tapi tanggal 27 Agustus 2026 kemarin, tau-tau gue menangis. Bukan yang histeris hingga sesak napas, tapi air matanya keluar begitu aja tanpa henti. Mungkin akan ada kambuh berikutnya. Tapi gue jadi semakin yakin lagi dengan kapasitas diri gue ketika mencintai. Kalo gue bisa mencintai orang lain sedalam itu, maka gue tau, gue juga berhak dicintai orang lain sedalam itu dan gue tau orang itu akan selalu mengusahakan gue sesederhana karena takut kehilangan gue.

OHANA

Haiiiii! This time, I'm too excited to tell you about my OHANA a.k.a Family. Seperti yang kalian udah baca di postingan pertama gue, Sisterhood Last Forever, kalian tahu kalo gue itu anak bontot, anak yang paling kecil, anak bungsu. Di post itu gue udah menceritakan tentang Mba Tita dan Mba Andes. Tapi... rasanya ngga lengkap kalo hanya mereka yang diceritakan. Left - Right: Mba Andes, Mama, Me, Mba Tita di suatu acara pada tahun 2011 Mama gue itu rambutnya selalu aja pendek. Dulu waktu gue masih 5th rambutnya masih panjang sihh, tapi sejak itu juga rambutnya jadi pendek :p Sedangkan Mba Tita dan Mba Andes itu dulunya ngga hijabers. Rambut mereka sebelum pake jilbab itu.... Badai. Angin topan. Wuss. Tsunami. Tapi sejak selesai kuliah dan udah beberapa bulan kerja, kira-kira pas gue kelas 2 SD mereka baru pake jilbab. Gue akan seperti mereka kalo udah sukses. Hehe Left - Right: Me, Mba Andes, Eyangti, Mba Tita, Mama di Lebaran tahun 2012 Di foto yang diata...
Kita memang nggak bisa menyelamatkan orang lain kalau orang itu nggak mau diselamatkan, kan? Sebesar apapun rasa cinta gue ke dia, gue nggak akan bisa memberikan itu semua dan dia nggak akan bisa menerimanya. Karena dia tidak mencintai dirinya sendiri terlebih dahulu. Gue bisa memeluk lukanya, apabila dia sudah berani memeluk lukanya sendiri. Gue bisa memberikannya cinta terbesar yang pernah dia rasakan, apabila dia sudah mampu mencintai dirinya sendiri.
Just when I about to send the message, a sudden realization come to me. Thus, I shall keep my pride. However, My heart can't lie. My brain can't lie. So, with the little prayer, I shall say... A year has passed. May you always find good things in life. Have a blast.