Skip to main content

Posts

"Responnya tenang, jadi enak diajak diskusinya." Yeaaah, that was how my body coping with trauma. Keliatan tenang, kalem, terkontrol, berkharisma, omongan on point, tapi the OG knows kalo gue aslinya overthinking, insomnia, tiba-tiba nangis sendiri, dan hatinya deg-degan banget.

Hair Evolution: the Rebirth During Adulthood

I've always been that short-hair girl during my teenager era. I was a tomboy, they said. But deep down, I did not really understand who I was. I collected Barbie dolls, and I even had Barbie's dollhouse filled with tiny furnitures; I watched Disney Princesses, Barbie movies; I like to draw women in nice dresses; I like seeing women dolled up; I polished my nails — and had trouble with the teachers because of it. But, my hair was always short, I practiced taekwondo, ride a bike after school, I watched Ben 10 and other boys cartoons, I was really good at any kind of sports. I've always been in the both of different world. A paradox since younger days, huh? I think... maybe I am just really centil girl, but know how to kick your a** when got harassed. Maybe I am the real life of a Legally Blonde — sassy, bubly, brat, clumsy woman who is clever and somehow nailed to bring out her bestest side. (Pick me banget, ya?! Hahahaha. But idk, I know there is only 1 of me. You may find a...

Bestie SMP United

Alumni sekolahan artis, tapi circle gue nggak ada yang berbakat jadi artis! Hahahahaha. Terus di umur segini, mikirin gimana caranya biar viral dan mengundang netizen untuk kepoin kita. Segala pakai pikirin cerita yang berpotensi! Padahal, temen-temen angkatan kita yang lain, lumayan banyak yang udah jadi tokoh figur di sosmed, ataupun malah join circle artis. Gue seneng banget, minggu lalu abis kumpul, staycation, bareng temen-temen SMP yang bahkan SERING banget gue ceritain di blog ini sejak tahun 2012. Kita semua sekarang udah pada jadi mbak-mbak mid 20s going on 30, ibu 2 anak (gue), yang seriiing banget kita baca kisah hidupnya di novel chiclit yang kita baca waktu SMP dulu. Ada 2 orang yang jadi dokter gigi, Sisanya jadi mbak-mbak kantoran semua. (Minus Elyta, yang lagi dirawat karena kaki patah) Kami semua punya karakteristik yang berbeda, tapi uniknya, malah ini yang bikin kami awet berteman sampai sekarang. Kayanya, salah satunya benang merah kami, circle ini diisi murid yang ...
Had an appointment with a doctor, probably 2-3 years older than me. "Maaf tulisan saya jelek," he said. "Gapapa dok, bisa baca kok," I answered. I can read it very well. I have seen those hand writing before for years from someone. It was once his, but it carves in my heart for a decade now.

Hasil Kontemplasi Fenomena Blue Moon

Pada tanggal 31 Mei 2026 kemarin, ada fenomena alam bernama blue moon. Bukan, warna bulannya bukan biru. Warnanya sama seperti yang kita lihat, bulat utuh, selayaknya bulan purnama. Namun, bulan purnama yang terjadi kedua kalinya di satu bulan. Pertengahan Mei lalu memang juga ada bulan purnama soalnya. Banyak yang mengatakan, fase bulan purnama adalah waktu yang tepat untuk meditasi, berdoa, membersihkan diri, dan merenung. Tujuannya supaya bisa mengerti bahasa jiwa sendiri — melepaskan apa yang sudah tidak selaras, atau justru mendapatkan kejelasan tentang perasaan diri sendiri yang mungkin selama ini disembunyikan, mencapai ketenangan batin. Akhir-akhir ini, hati ini memang terasa gundah. Bahkan, momen relapse tahunan yang biasanya hilang, kini justru semakin menjadi. Aku sudah mencoba menumpahkannya melalui tulisan di blog, mendengarkan playlist khusus, berdoa, konsultasi ke psikolog, dan bahkan mencoba jasa baca tarot... lagi. Aku seperti anak ayam yang kehilangan induk, merasa te...